Rabu, 27 Oktober 2010

Komponen Ekosistem

KOMPONEN EKOSISTEM, PERAN DAN INTERAKSINYA

A. Mahluk Hidup dalam Ekosistem
1. Satuan-satuan mahluk hidup
Di dalam ekosistem terdapat satuan-satuan mahluk hidup yang dinamakan individu,
populasi dan komunitas yang saling berinteraksi dengan benda tak tak hidup
misalnya air dan udara.
Individu : Mahluk hidup tunggal misalnya seekor zebra, seekor kuda.
Populasi : Sejumlah individu sejenis yang hidup pada tempat tertentu, misalnya
di dalam ekosistem padang rumput terdapat bermacam-macam populasi, antara lain
populasi zebra, populasi rusa, dan populasi semut.
Komunitas : Semua populasi mahluk hidup yang tinggal bersama di suatu tempat
Jadi populasi-populasi Zebra, rusa dan rumput menyusun komunitas padang rumput.

2. Kepadatan Populasi
Kepadatan populasi adalah jumlah individu sejenis atau anggota suatu populasi
pada suatu daerah dengan luas tertentu. Misalnya di kebun seluas 50 meter
persegi terdapat 10 pohon papaya. Kepadatan populasi pohon papaya di kebun itu
adalah 10 pohon papaya per 50 m2, atau 10 pohon/50 m2.

Rumus kepadatan populasi adalah sebagai berikut :

Banyaknya individu sejenis
Kepadatan populasi = _________________________
Luas daerah yang ditempati

3. Habitat
Habitat adalah tempat tinggal suatu mahluk hidup. Misalnya ikan dan Spirogyra
hanya dapat hidup baik di lingkungan berair.


B. Saling Hubungan Antarkomponen Ekosistem
Setiap ekosistem tersusun oleh benda-benda tak hidup dan mahluk hidup.
Benda-benda tak hidup merupakan komponen abiotik, sedang benda hidup merupakan
komponen biotik.

Komponen abiotik yang berpengaruh terhadap mahluk hidup antara lain udara, air,
tanah dan cahaya matahari.
Komponen biotik di bagi berdasar cara memperoleh makanan yaitu
produsen(tumbuhan), Konsumen (manusia dan hewan) dan decomposer( pemakai).
1. Mahluk hidup yang berperan sebagai produsen.
Satu-satunya mahluk hidup yang dapat menghasilkan sendiri makanan dalam
tubuhnya adalah tumbuhan hijau. Oleh karena itu tumbuhan disebut sebagai
produsen. Semua organisme yang berhijau daun, baik alga, lumut, tumbuhan
paku maupun tumbuhan biji merupakan produsen.
2. Mahluk hidup yang berperan sebagai konsumen.
Konsumen adalah mahluk hidup yang mengambil makanan dengan memakan mahluk
hidup yang lain. Berdasar jenis makanannya dibagi menjadi :

a.Herbivora ; Organisme pemakan tumbuhan. Sebagai konsumen herbivore
disebut konsumen I. Contohnya Kijang, Sapi, Kerbau, Kelinci dan Kambing.
b.Karnivora :Organisme pemakan daging hewan lain. Hewan karnivora disebut
juga predator (pemangsa) hewan lain. Misalnya burung pemakan serangga ,
ular, kucing, anjing dan harimau.
c.Omnivora : Pemakan semua, artinya pemakan baik tumbuhan maupun hewan,
misalnya manusia.
3.Mahluk hidup yang berparan sebagai pengurai.
Semua mahluk hidup akhirnya akan mati, dan akan diuraikan oleh organisme
golongan pengurai , yaitu mahluk hidup khusus yang mengambil makanan dari
bangkai atau mahluk hidup yang sudah mati, misalnya bakteri dan jamur.

C. Rantai makanan dan jaring-jaring makanan.
1. Matahari sebagai sumber energi
Energi mengalami perpindahan secara berturut-turutvdari matahari ke
produsen(tumbuhan hijau) lalu ke konsumen(hewan dan manusia). Perpindahan
energi secara berturut-turut ini disebut arus energi.

2. Rantai makanan
Suatu rantai makanan dapat digambarkan sebagai berikut : Alga sebagai
produsen dimakan oleh larva nyamuk (konsumen I) , larva dimakan oleh ikan
kecil (konsumen II). Ikan kecil dimakan oleh ikan besar (konsumen III). Ikan
kecil dimakan oleh ikan besar (konsumen IV). Manusia memakan ikan besar
(konsumen V).
3. Jaring-jaring makanan
Rantai-rantai makanan dapat salinh tumpang tindih atau saling berhubungan
satu sama lain membentuk suatu jarring-jaring yang simpang siur yang disebut
jaring-jaring makanan.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Minggu, 15 Agustus 2010

Perkembangbiakan Tumbuhan

A.Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif
•Dialami oleh tumbuhan berbiji.
•Alat perkawinannya berupa bunga
•Dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
•Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari (jantan) ke kepala putik (betina)
•Pembuahan adalah pertistiwa bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina

Bagian-Bagian Bunga

1.Tangkai bunga: penhubung batang dengan bunga
2.Dasar bunga : ujung tangkai bunga yang membesar
3.Kelopak bunga: bagian dekat dasar bunga yang menyelimuti bunga saat masih kuncup
4.Mahkota bunga: bagian paling indah dari bunga dengan bentuk dan warna yang berbeda untuk tiap jenis bunga
5.Benang sari : alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan serbuk sari.
6.Putik : alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik, bakal buah, bakal biji (berisi lembaga dan sel telur)
7.Biji : merupakan calon tumbuhan baru

Jenis-Jenis Penyerbukan

1.Penyerbukan sendiri : serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
2.Penyerbukan tetangga:serbuk dari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi masih
dalam satu pohon
3.Penyerbukan silang : serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain
tetapi masih satu jenis tumbuhan.
4.Penyerbukan bastar : serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain
yang sejenis tetapi berbeda varietas.

Perantara Penyerbukan

1.Penyerbukan oleh hewan
a.Bunga memiliki mahkota bunga besar dan warna mencolok
b.Bunga menghasilkan nektar
c.Bunga mengeluarkan bau yang khas
d.Ketika hewan mengisap nektar serbuk sari menempel pada kakika dan terbawa ke
kepala putik bunga yang lain
e.Contoh hewan perantara adalah lebah, kelelawar, burung, honey possum, kupu-kupu

2.Penyerbukan oleh angin

a.Bunga memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, dan ringan
b.Bunga memiliki tangkai sari yang panjang
c.Bentuk mahkota bunga kecil atau tidak memiliki mahkota
d.Kepala putik bunga terentang keluar
e.Angin menerbangkan serbuk dari sebingga dapat hinggap di kepala putik bunga lain
f.Contoh penyerbukan pada padi, jagung

3.Penyerbukan oleh air

a.Ketika hujan, air hujan jatuh ke serbuk sari, sehingga serbuk sari terbawa air
jatuh mengenai kepala putik.

4.Penyerbukan oleh manusia

a.Serbuk sari bunga dihantarkan ke putik oleh manusia
b.Contoh pada vanili

Perkecambahan Biji

•Cadangan makanan dari kotiledon merupakan energi bagi perkecamhahan biji.
•Kotiledon masih terus mensuplai energi sampai tumbuhan baru dapat berfotosintesis
•Bagian biji yang pertama kali tumbuh adalah calon akar yang berfungsi untuk
menyerap air dan nutrisi.
•Kemudian tunas tumbuh menembus tanah dengan ujung tunas dilindungi oleh pelindung
tunas.
•Pada monokotil pelindung itu disebut koleoptil.
•Pada dikotil pelindung iut disebut hipokotil dan epikotil.
•Tumbuhan monokotil tumbuh berkecambah dengan satu daun.
•Tumbuhan dikotil tumbuh berkecambah dengan dua daun.

B.Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif

1.Perkembangbiakan Vegetatif Alami

a.Spora
•Ganggang
Spora terdiri dari zoospora dan aplanospora. Zoospora memiliki bulu getar dapat
bergerak bebas dalam air untuk berpindah tempat kemudian tumbuh dan berkembang
menjadi individu baru.

•Lumut
Spora terbentuk dalam kotak spora (sporangium). Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi protonema (tumbuhan lumut muda)

•Tumbuhan Paku
Spora dibentuk daun khusus pembentuk spora yang disebut sporofil. Spora terdapat pada kotak spora (sporangium) yang tertumbul di sorus. Sorus terdapat pada bagian bawah sporofil. ). Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi tumbuhan paku baru.

b.Tunas

Tunas terbentuk dengan cara membuat tonjolan kecil pada tubuh tumbuhan induk yang makin lama makin besar. Tonjolan ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan baru. Contoh : pisang dan bambu

c.Akar Tinggal (Rhizoma)

Akar tinggal adalah batang yang tumbuh mendatar di atas tanah. Ciri-cirinya ;
•Berbentuk seperti akar
•Berbuku-buku seperti batang
•Pada tiap buku terdapat daun yang berubah menjadi sisik
•Pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas
Contoh : jahe, kunyit, temu lawak

d.Umbi Lapis

Umbi lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan di bagian tengahnya terdapat batang yang sangat pendek (cakram) dan tunas sebgai calon individu baru (siung). Contoh : bawang merah, bawang putih.

e.Umbi Batang

Umbi batang adalah batang yang mengembung karena berisis cadangan makanan. Pada permukaan umbi terdapat daun yang berubah menjadi sisik dan pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas. Contoh : kentang dan gembili.

f.Daun

Pada tepi duan terdapat tunas yang dapat tumbuh bila diletakkan di tanah. Contoh : cocor bebek.

g.Geragih (stolon)

Geragih adalah batang beruas-ruas yang tumbuh menjalar. Ruas ini bila mengenai tanah akan tumbuh akar dan tunas baru. Contoh : stoberi.

2.Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

a.Mencangkok

Syarat tumbuhan yang dapat dicangkok adalah batang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, ukuran tidak besar, tegap, mulus, berwarna coklat muda. Cara mencangkok :
1.Buat keratan melingkar berjarak 3 – 5 cm.
2.Kupas bulit batang sampai kebilatan kambiumnya.
3.Bersihkan lapisan kambium dengan cara mengerok.
4.Keringkan cangkokan beberapa hari (2 – 4 hari).
5.Tutup cangkokan dengan tanah gembur yang dibalut sabut kelapa atau plastik.
Contoh : mangga, rambutan.

b.Menyetek

Menyetek adalah menanam potongan bagian batang tanaman yang memiliki mata tunas. Cara menyetek :
1.Pilih batang yang sudah cukup tua (batang bagian bawah).
2.Potong dan biarkan beberapa hari di tempat teduh.
3.Tanam batang pada tanah yang sudah dicangkul.
Contoh : singkong

c.Mengeten

Mengeten sama dengan menyambung yaitu menggabungkan batang bawah dengan batang atas tanaman yang berbeda dari satu keluarga. Cara mengeten :
1.Potong secara diagonal batang bawah dan batang atas (ukuran batang atas dan batang
bawah harus sama).
2.Buat celah pada batang atas dan batang bawah.
3.Temukan batang atas dan batang bawah sampai kambium dari kedua batang bertemu.
4.Ikat dengan tali rafia.
Contoh : durian dengan mangga, terung dengan tomat

d.Merunduk

Merunduk adalah membengkokkan sebagian cabang kemudan membenamkannya ke dalam tanah. Cara merunduk :
1.Rundukkan batang tanaman.
2.Benamkan batang di dalam tanah.
3.Potong batang yang dirundukkan jika sudah mengeluarkan banyak akar.
4.Tanam hasil rundukkan di tempat lain.
Contoh : arbei, apel, bugenvil.

e.Menempel

Menempel dilakukan untuk menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda. Cara menempel :
1.Iris kulit batang yang akan ditempel berbentuk segi empat.
2.Tunas yang akan ditempel diiris sebesar irisan pada batang.
3.Irisan tunas ditempel pada batang kemudia diikat.
4.Jika tunas sudah mulai tumbuh, batang bagian atas tunas dipotong agar tunas tumbuh
lebih cepat.
Contoh : jeruk, alpukat, rambutan
»»  BACA SELENGKAPNYA

Selasa, 10 Agustus 2010

Taman yang Indah

Keindahan berasal dari dalam hati
Keindahan alam pasti ada unsur biologi
Maka semua manusia harus suka segala hal yang berkenaan dengan biologi
»»  BACA SELENGKAPNYA

Coba 1

Biologi adalah pelajaran yang paling menyenangkan dan mudah, sehingga sangat rugi bagi siapa saja yang mendapatkan nilai biologi rendah.
Tingkatkan semangat dan motivasi anda, agar sukses masa depan anda
»»  BACA SELENGKAPNYA
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Label

Bahan Ajar

Ringkasan

Latihan

Pembahasan

belum ada

Tugas

Download

Kirim